Cara Menghitung Rangka Baja Ringan. Karena memiliki peran yang sangat penting pada bangunan, proses pembuatan kuda-kuda untuk atap baja ringan harus dilakukan dengan benar. Anda harus mengetahui berapa kemiringan atap, ketinggian dan oversteknya. Cara menghitung kebutuhan baja ringan bisa Anda simak pada penjelasan di bawah ini! 1. Menghitung Seperti yang diketahui bahwasannya baja ringan memang sudah memiliki bentuk yang presisi sehingga lebih mudah digunakan. Namun, tentu mengetahui cara menghitung kebutuhan baja ringan atap miring pun juga penting. Perhitungan ini diperlukan pada saat pemasangan baja ringan pada bentuk atap yang cenderung miring atau biasa berbentuk trapesium. Berikut adalah cara menghitung kebutuhan reng atap baja ringan. Daftar Isi show. 1. Menghitung Luas Atap Baja Ringan. Langkah pertama untuk menghitung kebutuhan reng adalah dengan mengukur luas atap baja ringan. Anda dapat mengukur lebar dan panjang atap, kemudian mengalikannya untuk mendapatkan luas atap. Jelas terlihat letak pemasangan reng baja ringan. Sisi kanan, dan kiri adalah sama. Menggunakan baja ringan (reng) 30×40. Dengan jarak pemasangan 385 mm. Sesuai anjuran, dan aturan pakai genteng metal. Adapun cara untuk menghitung panjang material ini, dapat Anda lakukan dengan cara skala. Lalu, tambahkan toleransi 10-15%. Untuk jaga-jaga Pemasangan reng baja ringan; Pemasangan atap spandek; Pemasangan nok pinggir, flashing, talang dan rabung Selain cara menghitung kebutuhan atap spandek, penting juga untuk mencari tahu bagaimana cara mengukur jarak tumpuan. Hal ini sangat penting sebelum melakukan pemasangan atap supaya tumpuan ini presisi dan sesuai dengan desain atap rumah Nah, cara menghitung jumlah kebutuhan baut, sama persis dengan baut bracing. Pertama-tama yang Anda butuhkan tetap jumlah titik pemasangan reng. Lalu, kalikan dengan 2. Selesai. Pemasangan baut baja ringan yang tepat. Untuk memasang sebuah konstruksi atap baja ringan. Umumnya menggunakan 2 macam ukuran baut, yaitu: Ukuran 10×16. Dengan bobot yang ringan dan tentunya mudah dalam pemasangan, baja ringan juga tahan terhadap karat dan korosi. Namun, sebelum pemasangannya, Pins harus perhatikan rumus kuda-kuda baja ringan agar menghasilkan rangka yang optimal. Langkah-Langkah Cara Menghitung Kuda-Kuda Baja Ringan. Source : Supratrusses. Untuk Pins yang pemula Baja ringan juga memiliki permukaan yang halus dan rata. Alhasil plafon rumah kamu pun akan tampak lebih bersih dan rapi. Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Baja Ringan untuk Plafon? Sebelum memulai pemasangan baja ringan untuk plafon, kamu perlu tahu menghitung kebutuhan material yang tepat. Berikut ini langkah-langkah dalam menghitung BACA JUGA : Cara Menghitung Pemasangan Atap Baja Ringan. FAQs 1. Apakah jarak kuda-kuda yang lebih besar berarti struktur atap lebih kuat? Biaya pemasangan rangka atap baja ringan bervariasi tergantung pada ukuran dan bentuk atap, jarak kuda-kuda yang digunakan, dan lokasi pemasangan. Namun, secara umum, biaya pemasangan rangka atap baja Untuk menghitung kebutuhan atap baja ringan, kita harus terlebih dahulu menghitung volume rangka atap baja ringan yang disesuaikan dengan ukuran rumah. Sebagai contoh kami akan menghitung kebutuhan baja ringan untuk rumah ukuran 8 x 12 yang memiliki overstek atap dengan panjang 1 meter serta kemiringan atap sekitar 35 derajat. Namun, jika sudah muncul karat, maka kamu bisa melakukan penambalan atau cara terakhir adalah mengganti rangkanya. Walau demikian, kamu tidak perlu kuatir, masa pakai rangka kanopi rumah yang terbuat dari besi juga relatif lama, berkisar antara 8 hingga 15 tahun, tergantung dari perawatan dan juga cuaca di daerah pemasangan. 3. Baja Ringan Anda akan menghitung kebutuhan baja ringan untuk rumah dengan ukuran 8 x 12, panjang overstek atap 1 meter, dan kemiringan atap sekitar 35 derajat. Maka: Panjang bangunan= 12 + 1 + 1 = 14 m Lebar= 8 + 1 + 1 = 10 meter Derajat kemiringan atap= cos 35 atau 0,819 Volume atap = 14 x 10 / 0,819 = 171 m2 2. Tentukan Jarak Antar Gording Beban angin dapat dihitung dengan rumus: Beban angin = kecepatan angin x luas penampang atap x koefisien tekanan angin Kecepatan angin dan koefisien tekanan angin dapat dilihat dari standar SNI terkait. Luas penampang atap adalah panjang atap dikali lebar atap. Untuk menghitung kebutuhan kaso rangka atap baja ringan Anda, gunakan rumus berikut ini: Kebutuhan Kaso = (Luas Atap Miring x 4) / 6. Jika luas yang didapatkan adalah 396 meter persegi, maka kebutuhan kasonya adalah: Kebutuhan Kaso = (396 x 4) / 6 = 264 buah. Jadi kebutuhan kaso yang dibutuhkan adalah 264 buah. Atap baja ringan adalah salah satu jenis atap yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk bangunan rumah atau gedung-gedung komersial. Atap ini sangat populer karena ringan, tahan lama, dan mudah dipasang. Namun, sebelum memulai pemasangan atap baja ringan, Anda harus mengetahui cara menghitung volume pekerjaannya terlebih dahulu. nnj18.

cara menghitung pemasangan baja ringan